Langkah di Tengah Gerimis: Ketika Malam Mengajari Kita Tentang Kesabaran”
Langkah di Tengah Gerimis: Ketika Malam Mengajari Kita Tentang Kesabaran”
---
🌙
“Langkah di Tengah Gerimis: Ketika Malam Mengajari Kita Tentang Kesabaran”
Ada sesuatu yang tenang dalam gerimis malam.
Bukan hanya suara air yang menimpa atap atau jalan, tapi ritmenya — seolah dunia sedang melambat untuk memberi waktu kepada hati yang lelah agar sempat bernapas.
Aku berjalan tanpa tujuan, hanya ditemani lampu jalan yang temaram. Bayangan panjangku menari di genangan air, meniru langkahku dengan setia. Kadang aku merasa, hanya bayangan itu yang benar-benar mengerti diamku.
Gerimis menghapus jejak langkah, dan itu terasa seperti simbol — bahwa tak semua yang kita lalui harus meninggalkan tanda. Beberapa kenangan justru lebih indah ketika dibiarkan larut bersama air hujan.
Orang bilang, malam identik dengan kesedihan. Tapi bagiku, malam adalah ruang belajar. Di sinilah aku belajar kesabaran — menunggu hujan reda, menunggu luka sembuh, menunggu diriku sendiri memahami arti tenang.
Di setiap tetes gerimis, ada bisikan lembut yang seakan berkata,
> “Tidak apa-apa berjalan pelan, asal tidak berhenti.”
Kadang yang kita butuhkan bukan jawaban, tapi waktu.
Dan malam selalu tahu cara memberikannya: tanpa banyak bicara, tanpa menuntut apa-apa.
Jadi malam ini, aku biarkan langkahku terus diiringi hujan.
Karena di antara dingin dan sepi, aku sedang belajar —
tentang sabar, tentang ikhlas, dan tentang menerima bahwa tak semua hal perlu selesai malam ini.
---
Comments
Post a Comment